Luka yang dialami Kimina telah sembuh. Kini dia bisa beraktifitas seperti semula. Hari itu kebetulan sedang libur sekolah. Seperti yang sebelumnya, Zanita selalu mengunjungi. Kali ini Zanita diantar oleh seorang kakak, Warsa. Namun sang kakak meneruskan perjalanan setelah Zanita tiba di depan pintu. Ketukan di daun pintu sebagai isyarat untuk memanggil sang sahabat. Kimina keluar keluar dan membuka pintu tersebut. Terlihat seorang gadis yang memakai rok panjang agak ketat. "Selamat pagi Kimina," sapa Zanita. "Pagi juga, Zan. Tunggu sebentar," kata Kimina. Sebuah tas yang berisikan sejumlah uang diambil. Tak ketinggalan sebuah jaket diambil. Gadis yang memakai celana pendek berkaos kecil tersebut menarik tangan teman yang berdiri di pintu. Pembatas dua ruang ditutup dan dikunci. Sebuah m

