Bagian 35

953 Kata
Cuaca yang panas membuat Lenta merasa gerah,apalagi ia sedang menunggu Reyhan yang sedang mengantri burger cheese di MC Donalds.Lenta memilih diam dimobil daripada harus ikut mengantri disana yang panas. "Lama banget si,gatau panas apa." Gerutu Lenta dalam batinnya. "Yang tadi bagus bang,tapi ini lebih keren." ucap Lina sambil masuk kedalam mobilnya begitu juga Reyhan sambil membawa tentengan makanan. Ya,setelah mengantri Lina melihat beberapa mainan yang ingin ia beli.Lina memilih mainan yang ia sukai,Reyhan sendiri tidak bisa menolak membelinya baginya uang bukan segala galanya daripada kebahagiaan adiknya itu. "Lama banget si belinya,ngantri sembako?" ucap Lenta sambil megambil pesanan makanannya dari tangan Reyhan. Lina yang tengah tersenyum lebar karena mainan yang ingin ia beli akhirnya kesampaian dan memamerkannya kepada Lenta."Bagus kan kak." Lenta membalikan tubuhnya ke arah belakang dan mencibir kearah Reyhan dengan ketus."Lo lama cuma karena dia?Gausah manjain dia kenapa si Rey." "Lagian jarang jarang gue beliin dia mainan." jawab Reyhan "Jarang apa?Lo tuh sering banget ngasih apa yang dia mau.Heran gue sama Lo." "Yaudah gue minta maaf." "Tau ah,kesel gue." "Len udah dong,lagian ini kan udah jarang gue beliin dia mainan.Lagian Lina ga sering minta.Lagian Lo jadi kakak gausah pelit pelit." Lenta semakin geram "Lo tuh ya mbela aja terus." Reyhan mengalah dan memilih diam.Berdebat dengan Lenta ga ada abisnya. "Itu dimakan burgernya Lin,bentar lagi sampe rumah." ucap Reyhan sambil memberikan tentengan burger kepada Lina dan diambil oleh Lina kemudian dimakan. --- Selama diperjalanan tidak ada percakapan apapun,hingga mereka sampai dirumah.Lenta masih terlihat bete kepada Reyhan. "Len bawain koper dibagasi,gue gendong Lina dia tidur." ujar Reyhan. Lenta tidak memperdulikan ucapan Reyhan,dan memilih masuk kedalam rumah dengan langkah kesalnya. "Lama banget kak sampainya." tanya Ryan yang baru saja turun dari tangga. "Tanya Reyhan deh pah,Lenta capek." Ujar Lenta yang baru saja duduk di sofa. "Assalamualaikum." ucap Reyhan sambil menggendong Lina yang tengah tertidur. "Waalaikumsalam." jawab Ryan sambil berdiri dan menghampiri Reyhan. "Lina tidur?Biar papah yang bawa dia ke kamarnya.Kamu pasti capek." ujarnya "Biar Reyhan aja pah,gapapa kok." "Yaudah,ati ati ditangga ya." Reyhan menganggukkan kepalanya dan berjalan menuju kamar Lina. Setelah menidurkan Lina dikamarnya,Reyhan turun dan duduk disebelah Lenta. "Kalian kena macet?" tanya Ryan "Engga kok pah,tadi ada kendala sedikit jadi lama diperjalanan." jawab Reyhan. "Lina minta ini itu ke Reyhan,makannya Reyhan sering berhenti buat nurutin kemauan Lina." adu Lenta dengan melirik ke arah Reyhan. Ryan kaget mendengar penuturan dari Lenta,"Benar itu Reyhan?" "Iya pah,tapi gapapa kok.Lina udah seperti adik Reyhan sendiri" "Lain kali kalo Lina minta sesuatu jangan kamu turutin ya,biarin dia merengek.Lama lama nanti dia jadi manja." ujar Ryan Lenta melirik lagi kepada Reyhan dengan sinis "Udah Lenta bilangin,emang dasarnya susah dibilangin." "Gapapa kok pah,selagi Reyhan bisa pasti bakal Reyhan lakuin." "Papah akan ganti uang kamu yang udah kamu keluarkan untuk Lina." "Ga perlu pah,lagian Lina adik Reyhan juga kan." "Apa si Rey,lagian bener papah tuh harus ganti.Lina udah ambil jatah gue." ujar Lenta "Papah ga perlu ganti uangnya,Reyhan ikhlas koh pah." "Yaudah kalo gitu,tapi kalo kamu mau minta sesuatu jangan sungkan sungkan minta ke mamah atau papah ya." Reyhan menganggukkan kepalanya,dan berpamitan kepada Ryan untuk kekamarnya sambil menggandeng Lenta. "Lo apa apa an si Len?" tanya Reyhan "Apa apa an gimana?Ya bener kan jatah gue juga diabisin sama Lina." "Ga perlu Sampe minta ke papah buat gantiin,gue masih mampu." "Halah,alesan lo.Giliran gue minta aja Lo ga bakal ngasih." "Karena Lo ga make duit itu sesuai kebutuhan." "Shopping,dugem,kumpul itu juga kebutuhan ya Rey!" "Gue gamau tau,bentar lagi kita bakal pindah ke apartemen gue.Kita tinggal berdua disana." "Gue gamau." "Gue ga peduli.Itu udah jadi keputusan gue dan Lo harus ikutin." "Lo egois banget Rey!" ucap Lenta sambil memukul d**a Reyhan dengan kencang. Reyha tidak memperdulikan itu.Dan disaat Lenta tengah memukul d**a Reyhan,ponsel milik Lenta berbunyi. Araqq calling- Lenta melihat ponselnya,ternyata ara menelfon nya dan Lenta langsung mengangkatnya. "Halo Len,Lo dimana? Gue punya kabar penting buat Lo." ujar Zahra "Baru Sampe rumah gue,kabar apaan?" "Penting banget pokoknya.Jam 7 ditempat caffe biasa ya." "Males banget gue,capek kali." "Percaya sama gue,ini penting!Dan Lo harus ikut!" "Yaya,jam 7 gue ke caffe biasa." "Oke,gue tunggu bareng anak anak lainnya.Bye cabek." "Hmmm" Lenta langsung mematikan ponselnya dan berjalan ke arah kasurnya untuk merebahkan dirinya. Reyhan yang baru saja berganti kaosnya mendekati Lenta. "Siapa yang telfon?" tanya Reyhan "Ara." jawab Lenta "Kenapa?" tanya Reyhan lagi "Ngajak ketemu sama anak anak dicaffe." "Ga bareng Elang kan?" "Gak." "Yaudah." Reyhan yang ikut berbaring disebelah Lenta pun memeluk pinggang Lenta yang tengah duduk di kasurnya. "Lepas deh Rey." ucap Lenta sambil berusaha melepaskan pelukan Reyhan dari pinggangnya. "Sekali aja Len,sekali." jawabnya. "Gue ga nyaman." "Cuma sekali,gue cuma pengin meluk Lo." Lenta pasrah,ia membiarkan Reyhan memeluknya dan ia sibuk membuka akun i********: nya. Karena momen langka,ia sengaja membuat foto nya yang tengah dipeluk di insta story i********: nya. Lenta langsung meletakan ponselnya dinakas meja sebelah bad kasurnya dan ikut tidur bersama Reyhan. Sudah 3 jam mereka tertidur,Reyhan terbangun lebih dulu dan merenggangkan otot ototnya karena pegal.Ia merasa nyaman setelah tidur didalam pelukan Lenta.Reyhan melihat wajah Lenta yang cantik saat tertidur. Reyhan pun bangun,dan mengambil ponsel miliknya.Terdapat berbagai notifikasi diwhatsaapnya.Reyhan membukanya dan membaca satu persatu pesan tersebut. Dimas Anggara Anjay gercep juga ya Lo Dinda Wih,udah berani publik nih kak wkwk. Mamih (3+) Anak mamih udah berani buka bukaan ya sekarang.See you next time ya sayang. Arsip (780+) Reyhan bingung dengan pesan pesan itu,kemudian Reyhan membuka pesan dari mamihnya itu. Mamih Mamah minggu depan pulang bareng papih. Mamih Mau mamih bawaian oleh oleh apa? tanyain mantu cantik mamih juga ya.. Mamih Anak mamih udah berani buka bukaan ya sekarang.See you next time sayang. Reyhan Nugraha Bawain apa aja sesuka mamih aja,yg penting jgn bw aneh2 Reyhan Nugraha Buka2an apa si mih,gausah mulai. Rey gasuka. Reyhan menutup ponselnya dan meletakkannya dinakas meja.Kemudian Reyhan melanjutkan tidurnya bersama Lenta.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN