Dira POV “Dir, serius, kamu ngga perlu repot-repot datang buat antar jas dan sapu tanganku.” Adya berkata lewat telepon. Dira tersenyum. “Biar aku yang ambil ke kantormu,” “Saya sekalian lewat mas. Pagi ini kebetulan saya ada rencana ke Montigo lagi, meeting dengan Mr. Matsumoto.” Jawab Dira sambil memacu Suzuki swift merahnya. “Ini saya sudah di daerah Nongsa. Nanti habis selesai meeting, mungkin sekitar jam 11 an ya saya sampai di kantor mas Adya. Apakah mas ada acara? Sekalian saya ingin traktir makan siang.” “Hmm…jam sebelas itu aku kayanya bakal masih meeting sama klien dari Cina. “ “Oh, oke deh, kita makan siangnya kapan-kapan saja deh, nanti lihat kapan mas Adya agak kosong. Ini yang sudah saya laundry, saya titip sama resepsionis saja ya.” “Eh, jangan dong.” Kata Adya. “Siang

