bc

Pria idaman itu Suamiku

book_age18+
18
IKUTI
1K
BACA
others
like
intro-logo
Uraian

Cerita ini hanya fiksi belaka bila ada kesamaan nama dan tempat mohon di maafkan.

Namaku Paramitha, aku berasal dari keluarga yang broken home, mami dan papi pisah ketika aku mulai kuliah di perguruan tinggi, karena perbedaan prinsip maka mereka memilih untuk berpisah.

aku tinggal bersama mami di Jakarta sementara, papi memilih pulang ke luar negeri, papiku adalah seorang warga negara Inggris.

aku mengenal sosok pria idaman yang bernama Kautsar, pria muslim yang sangat alim dan taat beribadah, dialah yang menolong aku ketika pacar aku sendiri mau memperkosa aku di dalam mobil, hingga kejadian tersebut membuat aku jadi deket dengannya hingga membawa kami ke dalam sebuah pernikahan, tetapi kebahagiaan itu hanya sementara karena ibunya suamiku akan memberikan madu buat aku, untuk selanjutnya ikuti ceritanya ya reader.

chap-preview
Pratinjau gratis
Episode 1. Di Minta Menikah lagi Sama Ibuku.
Aku mencoba mencerna semua yang di katakan bunda padaku, aku tak akan gegabah dalam mengambil sebuah keputusan apa lagi menyangkut tentang kehidupan dan masa depanku, apa lagi ini sudah menyangkut istriku tercinta Paramitha, aku berjanji tidak akan pernah menduakan dia, tetapi ini malah menjadi bumerang buat aku, ibuku mencarikan istri buat aku sebagai istri ke dua, alasannya sangat klise karena Mitha sampai sekarang belum bisa hamil pada hal kami sudah menikah selama setahun lebih, dan sewaktu pemeriksaan ke dokter kaadaan kami sehat semua, memang dari yang maha kuasa saja kami belum di kasih kepercayaan untuk memiliki momongan. Wanita yang di jodohkan bunda adalah anak dari bosku sendiri, namanya adalah Laras dia juga adalah anak tunggal, bukan tanpa sebab juga kenapa Laras di jodohkan sama aku, karena ibunya Laras adalah temennya bunda dan ayahnya adalah Pemiliki perusahaan tempat aku bekerja, sementara Laras katanya tidak masalah menjadi istri keduaku, sebab dari dulu ternyata Laras sudah suka sama aku. Banyak ada alasan sudah aku lontarkan untuk menolaknya, tetapi bagaimana lagi Bunda telah rencanakan semuanya bersama Tante Silvia mamanya laras, dan bunda sendiri yang akan minta ijin ke Mitha, pening rasanya kepalaku bila memikirkan semua ini, jujur aku sangat mencintai Mitha biarpun anaknya manja, ga bisa masak, tapi entah mengapa aku sangat menyayanginya, membayangkan punya istri dua saja sudah ngerti aku rasanya, aku tak terbiasa tubuhku di jamah oleh wanita lain selain istriku, yang menurutku istri ku ini adalah wanita yang sangat cantik banget, dan polos dia, alangkah baiknya aku bicara sama Mitha dulu sebelum bunda yang mengatakan tentang rencananya itu, bagiku itu sebuah rencana gila. *** Setelah pulang ke rumah aku lihat Mitha baru selesai mandi, nampaknya dia juga baru pulang dari kampus, melihatnya saja aku sudah sangat kasihan aku yakin dia begitu lelah dengan kerjaan dia sebagai seorang CEO. perusahaan milik mamanya dan siangnya dia kadang dia masih kuliah, yah kami tidak pernah bercerita sama bunda bila Paramitha sebenarnya adalah anak orang kaya, yang bunda tahu Mitha adalah anak seorang asisten rumah tangga saja, lagian bunda sempat curiga mukanya Mitha sangat jauh berbeda dengan ibunya. karena bila di lihat Mita adalah seorang gadis yang cantik malah sangatlah cantik, kulitnya putih bersih, rambutnya hitam dan panjang, hidungnya mancung, pipinya yang tirus serta bibirnya yang mungil, apa bila di amati kulitnya Mitah itu bak mutiara putih bercahaya, karena dia rajin sekali dengan perawatan, setahuku dua hari sekali dia perawatan di salon mandi s**u, dan perawatan kewanitaannya. Makanya aku sangat betah bila bersamanya bahkan tubuhnya sudah menjadi candu bagiku, selain cantik hatinya juga lembut, aku memperlakukan nya sangat hati-hati, aku ga akan mau kehilangan dia. " Baru pulang juga mas?" tanyanya sambil tersenyum padaku dan duduk di atas pangkuanku. " Iya dik, adik juga baru pulangkan?" tanyaku dengan lembut membelai rambutnya yang panjang, di sandarkan ya kepalanya di atas bahuku ini, dan kukecup dengan lambut ujung kepalanya. " Mas kebayakan ngrokok ihh bau tahu!" rengeknya padaku sambil memukil dadaku. " Ya sudah mas mandi dulu ya setelah itu kita makan dan ngobrol santai ya sayang," sambil ku angkat tubuhnya dan meletakkan di kursi sampingku.sekilas ku cium sekali lagi ujung kepalanya, dan ku tinggalkan dia menuju kamar mandi untuk mandi. *** Setelah selesai makan yang kami pesan lewat aplikasi online, akupun mengajak Mitha untuk ngobrol dan membawanya ke kamar kamipun duduk bersandar di sandaran bed kami, suasana sejuk dari AC membuat suasana menjadi nyaman. Entah bagaimana caranya aku memulai obrolan ini, aku belum siap dengan argumentasi dia nanti walaupun di dalam Islam menikahi lebih dari satu itu adalah sah atau di perbolehkan tetapi semua juga butuh pertimbangannya. " Sayang sebelumnya aku minta maaf, bila nanti aku membuat kamu jadi tak nyaman dengan perkataan ku ini, jujur tadi bunda memanggil mas karena ada satu dan lain hal yang di minta bunda kepada mas." " Apa itu mas, mas jangan buat aku takut ya, kenapa perasaanku jadi tidak enak sih," cicitnya Ku rangkul dia dan membawa dia dalam dekapanku, nyaman sekali bila seperti ini batinku. " Begini sayang, Bunda menginginkan aku menikah lagi," " APA...! apa aku tidak salah dengar mas?" matanya terbelalak mendengar apa yang barusan aku katakan. " Sabar dulu sayang" kataku sambil menariknya kembali ke dalam pelukanku, tetapi dia malah menghindar dariku, " apa kamu bilang aku di suruh bersabar, mas sudah gila ya," teriaknya padaku, baru kali ini aku melihat istriku menangis histeris mendengar kabar itu, lalu dia bangkit dari ranjang dan tubuhnya bergetar dan bersandar di tembok. " Aku ga mau mas, aku ga mau kamu madu," isaknya masih dengan menyandarkan tubuhnya di tembok, dan luruh ke lantai. " Sayang denger dulu, mas juga belum menjawab atas permintaan bunda kok, jadi mas mohon kamu jangan emosi dulu," " Apa mas bilang aku ga boleh emosi hah," teriaknya sambil berkaca-kaca menahan sesak di dadanya. " Aku tahu diri mas aku memang belum bisa hamil, tetapi bukan berarti mas seenaknya saja menduakan akukan mas!!" teriaknya lagi sembari memegangi dadanya, " Iya Dik mas tahu, makanya mas akan bicara sekali lagi sama bunda untuk menolaknya, mas juga ga mau punya istri dua sayang, kamu pikir mudah apa punya istri dua, mas takut tidak bisa adil dan mas ga mau menyakiti hatimu, karena semua harus atas ridho kamu sayang," kataku lembut sekali supaya dia bisa tenang dan tahu bahwa aku tidak akan pernah meninggalkannya. " Mas siapa wanita itu mas?" tanya Mitha, masih terduduk di lantai dengan menyandarkan tubuhnya di tembok dekat pintu. " Dia adalah anak dari bos mas di kantor sayang, ibunya juga adalah sahabat bunda pengajian," jawabku sambil ku raih tangannya yang halus itu. " Bobok dulu yuk yank, besuk kita bahas lagi," bujukku padanya. belum sempat dia menjawab aku sudah membopongnya ke atas tempat tidur dan membaringkannya dengan hati-hati, ku slimuti tubuhnya dan ku bawa dia dalam dekapku erat sekali seolah tak ingin aku lepaskan, Rasanya lega sekali, bisa memenangkan dia, walaupun besuk entah apa yang akan terjadi semoga ada jalan keluar untuk masalah ini. *** Bantu love ❤️ ya reader supaya author semangat terus upload, dan jangan baper ini hanya hiburan semata ya ikuti cerita-cerita aku yang lain juga ya terimakasih

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

AKU DAN JIN CANTIK

read
4.3K
bc

Kali kedua

read
221.5K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
193.4K
bc

Bukan SEX-retaris Simpanan

read
2.1K
bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
44.0K
bc

TERNODA

read
201.4K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
236.1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook