Setelah kepergian Sofia, Nadia duduk di teras, menatap setiap sudut, setiap benda dan ia mulai mengingat kembali kenangannya bersama Satria. Betapa bahagianya pasangan suami istri yang baru menikah itu. Nadia ingat, ia pindah ke rumah ini ketika ia mengandung Bobi. Nadia digandeng Satria ketika memasuki halaman rumah ini demi menjaga Nadia agar tak terpeleset. Nadia tersenyum, mengingat kasih sayang Satria yang teramat tulus. Setiap sentuhan dan kata-kata Satria bagaikan syair merdu yang tak ingin ia lewatkan. Nadia berharap ia dapat hidup menua bersama dengan Satria, menikmati masa tua mereka dengan canda dan tangis cucu mereka. Namun takdir berkata lain, ia dan Satria tak akan bisa hidup bersama lagi. Cukup seperti ini, hidup berdampingan dengan mengutamakan kebahagiaan Bobi. "Di

