K-POPERS | 25

1995 Kata

Rasanya, Kaila ingin menangis. Sayangnya, ia sedang berada di dalam kelas dan tentunya ia tidak mau terlihat seperti anak kecil yang menangis di depan teman-temannya. Sebagai pengalihan, Kaila membuka laptopnya dan mencari-cari video boyband kesayangannya lalu memutarnya dengan volume sedang. Yang jelas, ia butuh sebuah ketenangan. Mendadak, ia menjadi galau hanya karena Haikal. Poin pentingnya, ia takut Haikal berusaha menghancurkan hubungannya dengan Kak Iwan. Hoho... tidak bisa! Menarik nafas dalam-dalam sebelum pada akhirnya dihembuskannya secara perlahan. Pikirannya kacau memikirkan masalah cintanya yang tak seindah drama Korea yang pernah ia tonton. Saat ini, hubungannya dengan Kak Iwan sedang tidak baik-baik saja. Hal ini tentu saja membuat Haikal semakin gencar mendekatinya. Ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN