Bab 14. Cinta Itu Dari Hati

1293 Kata

Airin kembali ke ruangan untuk bertemu ibunya. Airin duduk di kursi memandang ibunya yang tertidur. Pintu terbuka terlihat Verrel masuk tanpa rasa bersalah. Airin terkejut dengan kehadiran Verrel. Diaa berdiri tapi Verrel memberikan kode ke Airin untuk tidak membuat keributan dengan menggerakkan tangannya ke bawah. "Mau apa?" tanya Airin. "Duduklah," jawab Verrel singkat. Airin membolakan matanya mendengar Verrel menjawab dengan singkat dan nyebelin juga. "Jangan marah sayangku. Aku mau menjenguk ibumu. Dia sakit apa?" tanya Verrel dengan penuh perhatian. Verrel mendekati ranjang dan saat dekat Verrel terkejut melihat ibunya Airin lembam seperti habis dipukul. Airin ditanya sakit apa hanya bisa diam dan malu karena kondisi ibunya seperti ini. Dia sebenarnya tidak mau ada yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN