Aku ternyata buta. Terlalu buta hingga tak sadar cahaya itu semu sedari lama. Tak sadar jika perubahan itu bisa nyata terjadi tiba-tiba. Tiba-tiba menggantikan kasih dengan kekejaman hati yang tak terbayangkan. Ini mimpi buruk yang terasa nyata. Dicampakan tanpa salam perpisahan yang layak. Dibuang tanpa disisakan rasa. Ditampar setelah puas dicecap. Mungkin dia lupa... Kalau aku masih memiliki hati, meskipun telah rapuh... Tak bisakah kamu lihat, kalau aku sakit, hancur, terpuruk. Aku yang buta, ataukah kamu juga? Hingga kehancuranku tak pernah kau pandang. Kesakitanku kau anggap tak seberapa. Tangisanku kau artikan tetesan air tak bermakna. Aku sudah merintih kesakitan di depan bola matamu. Selalu berusaha menampakan kalau aku tak bisa tanpamu. Aku hanya ingin kamu be

