"Tangan lo kenapa?" Raline menarik tangan Rafael dan melihatnya dari dekat. "Lo abis berkelahi? Ini kenapa luka-luka?" tanya Raline lagi dengan tatapan curiga. "Gue gak papa kok. Tenang aja. Gue bukan anak kecil yang langsung nangis karna luka kecil gini doang." Rafael berusaha menenangkan Raline. "Lo berantem sama siapa?" Raline masih penasaran. Rafael jarang memukul orang, apalagi sengaja untuk berkelahi. "Sama mantan cowok lo. Miko. Pria b*****t itu." "Oh..." Raline langsung tertunduk mendengar nama Miko kembali. Sejujurnya, ia benci diingatkan pria jahat itu. Perlakuan buruk yang diterimanya seakan menyeruak kembali dari alam bawah sadarnya. Bak sebuah adegan film yang tayang di dalam kepalanya, kenangan-kenangan buruk itu terasa nyata di depan mata. Raline mencengkram selimut, be

