Sudah sejam lamanya Tina mondar-mandir di depan kamar majikannya. Tapi berapa kali ia mengetuk pintu, tak ada jawaban dari dalam kamar. Dan itu semakin membuat Tina panik. Tak lama kemudian bel pintu apartemen berbunyi. Cepat-cepat Tina menghampiri dan membuka pintu itu lebar-lebar. Di hadapannya sosok Samantha berdiri tegak dengan raut wajah khawatir. "Masih belum keluar?" tanya Samantha sambil melangkah masuk ke dalam apartemen Kayla. "Belum non. Saya khawatir kalau non Kayla melakukan hal yang tidak-tidak seperti di sinetron itu loh. Kayak potong nadi atau gantung diri..." Samantha menghentikan langkahnya dan menyipitkan matanya memandang Tina. Mendapat tatapan seperti itu, cepat-cepat Tina mengunci bibirnya rapat-rapat. Takut kalau ucapannya salah lagi. "Udah berapa lama dia di dala

