Bab 19. Kemunculan Karin

1317 Kata

“Mak-maksudnya, Om sama aku bakalan tidur sekasur, gitu?” Sasha menelan ludah dengan susah payah. Berbagai pikiran kotor langsung memenuhi otaknya. “Ya, iya lah. Lihat! Mana ada sofa di sini. Kelihatannya Mbak Nadia udah mikirin rencananya ini matang-matang, deh. Sampe-sampe sofa aja gak ada di kamar ini!” Menoleh ke arah Sasha, Gala justru mendapati gadis itu sedang terdiam seolah memikirkan sesuatu. Tahu apa yang sedang dipikirkan Sasha, Gala spontan menjetik jidat Sasha, hingga si pemilik kening mengaduh. “Mikirin apa? Pasti mikir m*sum, kan? masih bocil gak boleh mikir ke situ.” Sasha mengusap keningnya seraya protes, “Ih! Sakit tau, Om! Lagian, gak usah sok-sokan. Om pasti juga mikir ke arah situ, kan?” “Enggak, lah! Ngapain,” sanggah Gala. “Bohong!” jawab Sasha cepat. Gadis itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN