33

2033 Kata

33  Selama masa berkabung, cukup banyak dari teman-teman sekelasnya begitu juga beberapa guru yang datang kerumahnya, untuk mengucapkan rasa bela sungkawa terhadap Gadis. Banyak dari mereka yang menatap kasihan dengan kondisi Gadis. Apalagi kabar mengenai ibunya yang memiliki gangguan jiwa sekaligus buta, tersebar cukup cepat. Biarpun begitu, jujur saja Gadis tidak menyukai jika kekurangan ibunya menjadi bahan perbincangan seperti itu. Apalagi bukan hanya satu yang membicarakannya. Gadis tidak butuh orang-orang yang menatapnya kasihan, namun dibelakang menggunjingkan kekurangan ibunya tanpa henti. Hal seperti itu hanya semakin membuat hatinya tersakiti. Dan ini sudah beberapa hari berlalu semenjak kematian ibunya, nyatanya hati Gadis masih diselimuti oleh kesedihan yang teramat sangat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN