32 "Kenapa lo nggak pernah cerita apapun soal masalah lo ini ke gue, Dis?? Bukannya kita udah sahabatan lama?" tanya Aurel, saat baru saja mendengar keseluruhan alasan Gadis bisa melakukan pekerjaan semacam ini, apalagi diusianya yang masih sekolah. "A-aku.. malu kalau nyeritain hal beginian ke kamu, Rel." Kata Gadis, dengan menunduk memainkan jari-jari tangannya. "Bukannya ini merupakan aib, yang harusnya memang kututup rapat dari siapapun juga, termasuk kamu." Keduanya kini berada diluar klub malam, menjauh sebentar dari keriuhan dan kerasnya musik DJ yang menghentak dari dalam sana. "Tapi sebagai sahabat, harusnya lo ngasih tau semua masalah yang menghimpit kehidupan lo ke gue, Dis! Siapa tau gue bisa bantu kan?! Tapi lo malah milih rahasiain semua ini dari gue." Jujur saja, Aur

