9 Warning! Bijaklah saat membaca. Jangan meniru karakter yang tidak baik dicerita ini. ***** Pada akhirnya, Dewa membawa Gadis ke sebuah apartemen pemberian almarhum mamanya. Sebuah apartemen yang sering ditinggali Dewa jika ia malas pulang ke rumah. Dewa melirik Gadis saat sudah membuka pintu. Bermaksud menyuruhnya segera masuk lantaran Gadis hanya diam di tempat dengan tatapan kosong. "Ngapain bengong? Masuk!" Gadis hanya diam, sedikitpun tak berani menatap Dewa. Lalu melangkah masuk dengan perasaan takut dan ragu yang masih menyelimuti diri. Bagaimana jika Dewa memberitahu Juna siapa dia yang sebenarnya? Atau lebih parahnya, memberitahu satu sekolah mengenai profesinya yang sekarang?! Ketakutannya jelas beralasan, mengingat bagaimana sikap Dewa selama ini terhadapnya. Apa in

