“Sebelum kita pulang, aku ingin mengajak Mas ke suatu tempat,” ujar Alma pada suaminya yang sedang membantu mengemasi barang miliknya. Pagi ini mereka akan balik ke kota, tak menunggu hari esok karena Juanda harus bekerja. Selain itu, air di kampung sangatlah dingin, tak cocok keramas sebelum subuh. “Ke mana?” “Aku mau ajak Mas ke makam kedua orangtuaku,” jawab Alma sangat bersemangat ingin membawa suaminya ke makam kedua orangtuanya. Dulu dia pernah berjanji, siapapun yang akan menjadi suaminya, maka akan di bawa ke makam. Seharusnya di bawa ke rumah untuk dikenalkan, hanya saja mereka sudah berada di alam lain “Oh, aku sudah pernah pergi ke sana.” “Hah, yang benar? Kapan?” Alma terkejut mendengar Juanda pernah datang ke makam kedua orangtuanya. Yang diketahui Juanda mengintip dan d

