Ana Uhibbuki

1212 Kata

“Mas, sini!” Juanda yang baru membuka laptop langsung menutup kembali—menghampiri istrinya yang berbaring di kasur. “Ada apa?” “Sudah malam. Gak usah kerja lagi! Bobo sini sama aku!” Alma menepuk kasur samping kiri. Juanda pun manut, berbaring di sampingnya, lalu Alma bergeser tidur di bawah ketiak Juanda. “Tidurlah!” kata Juanda sambil membelai rambut istrinya. “Mas, menyesal gak merawat istrinya yang lagi sakit?” “Enggak.” “Yang benar?” Alma mendongak, menatap rahang tegas yang ditumbuhi bulu-bulu tipis. “Apa kamu ingin mendengar aku berkata, aku menyesal merawat istriku yang sedang sakit?” Alma menggeleng kepala. “Terus kenapa Mas gak biarkan aku diurus sama Sus?” “Ngapain? Kamu senang kemaluanmu di lihat sama orang lain?” Alma mengulum senyum, meskipun nada suara Juanda keti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN