Setengah jam sebelum kematian Dokter Dedi dan Dokter Fajar Dokter Dedi merasa agak heran dengan polisi yang katanya merupakan anak buah yang dikirim oleh Komisaris Heri untuk menjemputnya makan malam. Berulang kali disuruh duduk tapi dia menolak, sampai-sampai mereka menganggap polisi ini mungkin saja menderita ambeien. "Ayo duduklah dulu, San!" Dokter Dedi berusaha membujuk. "Kita minum-minum kopi dan makan kue kering dulu. Lima belas menitan lagi kita ke rumah komisaris." "Saya tidak bisa lama-lama sebenarnya, Pak," sahut Aksan menanggapi. "Masih banyak tugas yang musti saya selesaikan." "Tugas apa yang harus kamu lakukan malam-malam begini? Bukankah kepolisian Sektor Barat maupun Purwa sudah memulangkan stafnya sebelum jam enam sore!" "Saya dan beberapa orang polisi Purwa mendapat

