Bab 9 Kembali Diselamatkan Sang dokter

1988 Kata

Samsuri terkejut karena Irma berdiri tepat di tepi menara itu, mengarah ke udara bebas di depan gadis malang itu. Dia feeling di nona hendak terjun agar ke alam abadi. Cepat dia mendekati gadis tersebut. “Dokter!” serunya segera menarik satu lengan Irma agar gadis ini menjauh dari tepi menara, “Dokter Irma!” pekiknya karena di nona memukul tangannya tersebut, “Pergi Kamu!” jerit si nona mulai terdengar, “Pergi!” jeritnya menyuruh Samsuri pergi menjauh darinya. “Dokter,” Samsuri tidak mematuhinya, “Tepi menara tadi berbahaya, Anda kenapa berdiri di sana?” ujarnya sambil menunjuk ke tepi menara, belum menyadari Irma semakin tidak bisa melihat dengan kedua mata gadis ini. Irma mendengar ini dengan kedua tangan meraba-raba di udara kembali ke tepi menara itu, merasa ini lah kendaraan yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN