Bab 20 Pengakuan Davka

1853 Kata

Davka memandangi Dior yang tidur tenang saat ini karena Bisma memberi ketenangan ke sukma anak ini. Ikatan darah yang kuat di antara mereka, membuat Dior bisa menerima sementara tidak bertemu dengan Irma. Lantas datang Guntam membawa sepiring makanan dan segelas air putih, diletakan ke atas bufet di depat Davka, baru sang ayah menepuk pundak putranya. “Son, ayo kamu makan dulu.” Dia meminta sang anak untuk makan, “Papa belikan nasi Padang dengan lauk kesukaanmu, rendang, paru-paru goreng, dan peyek udang.” Davka mendengar semua ini sedikit mengalihkan pandangan ke bufet untuk melihat makanan yang dibilang ayahnya tersebut. Tidak lama dia menghela napas, dengan berat di ambil piring berisi makanan tersebut, lalu perlahan dimakannya. Padahal saat ini dia kehilangan selera makan karena ban

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN