"Pagi, Bik Weni..." sapa Riana sopan ketika baru saja menginjakkan kaki di dapur. Seharusnya dia telah berada di sini sekitar 30 menit yang lalu. Akan tetapi, Dion malah menggodanya sehingga dia tidak sempat membantu Bik Weni memasak tepat waktu seperti biasa.. "Pagi juga, Nak Riana," balas Bik Weni dengan senyuman hangat. Beliau tengah memotong-motong sayuran. "Maaf ya, Bik. Saya bangunnya agak kesiangan. Bibi mau masak apa pagi ini?" tanya Riana sembari mengarahkan pandangan ke sayuran-sayuran yang dipotong Bik Weni. "Iya. Bibi maklum kok kalian 'kan pengantin baru," jawab Bik Weni ambigu disertai senyum misterius. Riana mengernyitkan dahinya. "Tidak kok, Bik. Kami sudah menikah lebih dari tiga bulan. Bukan pengantin baru lagi namanya," jawab wanita itu tanpa menaruh curiga akan uca

