43

789 Kata

"Riana." panggil Dion ketika wanita itu melintas di hadapannya, hendak masuk ke dalam rumah. Ia berhasil meraih salah satu tangan sang istri. "Lepaskan!" seru Riana kesal sembari menghentakkan tangannya. Tetapi, gagal. Tidak juga berani menatap mata tajam Dion. Ada rasa bersalah yang menyusup dalam dirinya. "Apa yang kamu sudah lakukan dengan dia? " tanya Dion tak berbasa-basi. Cengkramannya di tangan sang istri kian kuat. "Bukan urusanmu!" seru Riana lagi dan terkesan sangat dingin kali ini. Ketika cengkraman Dion terasa mulai melemah, Riana pun menggunakan kesempatan tersebut sebaik mungkin untuk menghentakkan tangannya, lalu berjalan masuk ke dalam rumah, meninggalkan sang suami yang kini masih mengepalkan kedua tangannya. Sedetik kemudian, Dion malah balik mengejar Riana. Ikut mas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN