"Mbak Cecil. Saya tinggal dulu, ya? Mau ke kantor, nanti pulang kantor saya ke mari lagi." Cecilia yang terbangun karena mau ke kamar mandi, menatap sekilas kru wanita itu. "Kalau nggak sempat, nggak usah ke mari, Mbak. Saya sudah lebih segar dari kemarin." "Tapi—" "Lihat. Muka saya nggak sepucat kemarin 'kan? Saya tidak enak kalau harus menyita waktu Mbak," potong Cecilia cepat. Namun bukannya beranjak, kru wanita itu malah menatap Cecilia dengan penuh kecemasan. Cecilia lalu mengembuskan napas panjang, dia merasa semua ini tidak benar. "Cepat pergi, Mbak. Waktu semakin beranjak siang," ucap Cecilia dengan tatapan penuh ketegasan. "Baik, Mbak," ujar kru wanita yang lalu meninggalkan ruangan perawatan Cecilia. Sepeninggal kru wanita itu, Cecilia mengembuskan napas kasar. Dia tidak

