"Adelia?" Adelia tersenyum manis. Pada Anne yang beranjak bangun, menaruh bungkus makan malamnya yang hanya lauk ringan dan nasi putih. "Lanjutkan makanmu, Anne." Anne mengangguk dengan senyum. Kembali melanjutkan makan malamnya dan bergeser. Ketika dia memberikan Adelia jalan masuk, dan duduk di tepi ranjang. "Bagaimana kabarmu?" "Aku baik," balasnya dengan senyum. "Kalau kau sendiri? Bagaimana harimu?" "Yah, berjalan baik." Adelia melepas satu senyuman. Menatap Anne yang berpikir kalau Adelia baru saja berbohong. Karena sepulangnya Adelia bertemu sang ibu, raut pedih itu terpatri jelas. Bersamaan dengan ekspresi marah yang kental pada Aqilla Dira. "Benarkah? Apa pembukaan restauran berjalan baik? Aku ingin sekali datang dan melihatnya." Adelia mendengus menahan senyum. Menatap so

