29

1223 Kata

Aksa berpikir, saat dia terbangun di pagi hari nanti yang ia temui hanya kekosongan rumah dan suara mesin pemotong rumput yang bising masuk ke dalam ruangan. Ternyata dia salah. Ketika dia bangun, yang ia temukan adalah Adelia berdiri di depan kompor dengan apron lucu, mengikat rambutnya tinggi dan memasak sarapan. Tubuhnya membatu. Seperti baru saja mendapat heart attack mendadak di pagi hari. Aksa mengusap kedua matanya nyaris tiga kali, berpikir kalau dia masih bermimpi karena terlambat naik ke atas tempat tidur. "Oh, selamat pagi." Aksa terhenyak dalam diam. Melihat senyum itu dan pada Adelia yang mengangkat spatula ke arahnya. "Semalam kau tidur jam berapa?" "Dua, mungkin?" Adelia mengangguk. "Aku minta maaf. Kemarin hanya menghubungi dan bilang kalau aku harus tidur di rumah An

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN