42

3095 Kata

"Bertahun-tahun sudah, dan ibu menyimpan semuanya rapat-rapat dariku." Adelia tahu ini akan terjadi. Saat suaminya meminta supir pribadi untuk kembali, dan dia menarik tangannya untuk masuk, Adelia sudah menduga kalau dia akan pergi ke rumah ibu mertuanya. Dia sempat berpikir kalau suaminya akan meledak dan marah. Namun, Aksa yang tenang dan dingin jauh lebih mengerikan. Devan Ara gemetar. Tanpa Aksa menjelaskan secara gamblang, dia tahu kemana arah pembicaraan ini tertuju. Putranya telah tahu. Segalanya. Yang membuat Devan Taka pergi. "Kenapa ibu lakukan ini?" "Aku tidak sengaja," suara Ara sama gemetarnya. Memandang pilu pada putranya sendiri dengan tangan terjalin erat. "Demi Tuhan, aku tidak sengaja. Separuh diriku ikut mati bersama putraku. Bersama Taka." Aksa menarik napas. Saat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN