Gara-gara Kynar

1200 Kata

Richo POV  Aku terduduk di kasur, mataku masih belum bisa menyesuaikan cahaya yang sudah terang benderang. Ku lihat Kynar yang sama sepertiku. Namun, dia sudah terlihat lebih segar dari pada aku.  "Kita kesiangan, mas." Ucapnya panik.  "Masa sih? Kok ibu gak bangunkan aku?" Tanyaku mencoba santai. Namun, dalam hatiku mungkin tak jauh beda dengan Kynar, ketar-ketir tak beraturan.  Ku sibak selimut yang menutupi tubuhku juga Kynar. Masih belum sepenuhnya sadar, ku buka gorden cokelat yang menutupi jendela.  "Wow, silau." Gumamku seraya menutupnya kembali. "Kok di tutup lagi?" Tanya Kynar heran.  "Silau banget. Jam berapa sih sekarang?"  Kynar menunjuk jam dinding yang berada lurus dari mataku. Seketika mataku membelalak, ternyata benar aku kesiangan. Astaga, hari ini kan aku ada meet

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN