Kepastian

1224 Kata

Richo POV Setelah menemui dokter, sedikit keresahan di hatiku memudar. Lima puluh persen aku telah mempercayai ucapan dokter itu tentang kondisi Kynar. Ucap syukur terus ku panjatkan ketika diperjalanan. Namun, itu tak sepenuhnya. Hatiku masih penasaran dengan rahasia yang disebutkan oleh dokter. Tapi aku harus bersabar sampai nanti malam. Tak mungkin otakku terus memikirkan hal ini sedangkan pekerjaan ku terbengkalai. Bisa-bisa aku di pecat kalau tak fokus seperti ini.  Sesampainya di kantor, ku langkahkan kaki dengan mantap. Kali ini beban yang membelenggu seolah lepas dan kaki ku dapat melangkah dengan ringan. Jam makan siang telah habis, aku duduk di kursiku santai. Sebelumnya aku telah menyuruh office boy untuk membuatkan ku kopi. Seharian memikirkan kabar tentang Kynar, akhirnya bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN