1.13

3018 Kata

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * Tapi enggak. Shara tidak akan mengambil hati tentang pertanyaan Deril tersebut. Lagi pula Shara sudah hafal kelakuan laki-laki itu. Deril memang suka jahil, suka menggoda, dan merayunya. Sampai-sampai Shara rasanya sangat kesusahan untuk membedakan kapan laki-laki di hadapannya itu bercanda, kapan pula dia serius karena apa yang keluar dari bibir Deril memang lebih sering hanya berupa lelucon. Jadi jangan harap kali ini Shara akan tertipu. Tidak. Beruntungnya, setelah Shara mencebik kesal sebagai jawaban atas kalimat pertanyaan Deril tadi, laki-laki itu tak membahasnya lagi. Mereka berdua menikmati hidangan yang mereka pesan dengan nyaman. Lagi pula

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN