Malam Mingguan

1716 Kata

    Setelah menyelesaikan makan siangnya, Putri menuju kamar. Dia meraih ponselnya yang tergeletak di meja. Menyalakan benda tersebut.     Tak ada pemberitahuan apa pun. Putri menghembuskan napas kasar kemudian meletakkan benda itu kembali di tempat semula. Dengan gontai dia berjalan menuju dapur.     "Kenapa, Put?"     Siti yang sedang duduk melihat ke arah Putri yang menghampirinya. Perempuan paruh baya itu menghentikan sejenak aktifitasnya. Meletakkan loyang ke atas meja, Siti lalu menghampiri anaknya.     "Kenapa? Ada yang sakit?"     Putri menggeleng.     "Terus kenapa kok lesu gitu?" Siti mengelus rambut Putri. "Istirahatlah di kamar. Biar mamak aja yang buat."     "Banyak kah yang mamak mau buat? Pesanan Nando juga?"     "Iya Sayang," jawab Siti. "Eh coba deh tanya Nando, ja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN