Tok tok tok Baik Nando maupun Mutiah menoleh ke sumber suara. Seorang lelaki paruh baya sedang berdiri di ambang pintu. Lelaki tersebut tersenyum ramah pada mereka berdua. "Ibu gak naik? Sebentar lagi rapat dimulai." Mutiah tersenyum. "Duluan aja Pak, sebentar saya naik. Terima kasih sudah mengingatkan." Lelaki tersebut adalah Pak Amri, dosen dari jurusan Biologi. Dia melambaikan tangan sebelum pergi meninggalkan Nando dan Mutiah. "Kamu dengar sendiri kan, Nando? Saya ada rapat sebentar lagi, rapat fakultas. Bagaimana kalau kamu temui ibu setelah jam istirahat? Sekitar jam satu, gimana?" Nando mengangguk. Meski dalam hati dia ingin sekali menahan Mutiah. Dia butuh ijin dari dosen tersebut agar rencananya bisa dilakukan. "Baik, Bu." "Kalau gitu, k

