Di sebuah ruangan yang kondisinya sangat berantakan terdapat seorang pria yang duduk seraya menatap lurus ke depan. Ia kehilangan istri dan anaknya. Ia tak tahu, kemana mereka pergi. Semua anak buahnya sudah dikerahkan untuk mencari, tetapi tak kunjung membuahkan hasil. Ia hanya menemukan petunjuk jika mereka menaiki mobil yang dipesan secara online melalui CCTV komplek perumahan dan sampai sekarang mobil tersebut belum ditemukan. Erland memijit pelipisnya. Ia merasa pening memikirkan keberadaan orang yang selama ini disia-siakan dan diabaikannya. "Tuan... Ada Nyonya Eyla datang berkunjung," ucap Eksa yang berdiri diambang pintu. Pria itu tak berani masuk ke dalam tanpa dipersilahkan oleh sang tuan. "Suruh dia pulang. Aku sedang tidak ingin diganggu!" teriak Erland tanpa memutar tubuh me

