Sore itu berubah dengan cara yang tidak mereka rencanakan. Setelah beberapa jam berkeliling kebun botani, tubuh mereka mulai terasa lelah, tapi hati mereka entah kenapa justru semakin penuh—seperti rumah kaca yang hangat, berembun, menyimpan oksigen lebih banyak daripada yang bisa mereka habiskan. Langit perlahan bergeser dari biru bening menjadi jingga keemasan, dan rumput tempat mereka duduk terasa seperti karpet alam yang empuk. Nadine masih berbaring di atas rumput ketika Violet kembali dari membuang gelas minuman mereka. Cahaya matahari sore jatuh tepat di sisi wajahnya, memantulkan garis hidung dan pipinya dengan lembut. Ada kedamaian kecil di sana, tapi juga semacam kewaspadaan lirih—seperti seseorang yang sedang belajar percaya bahwa ia tidak perlu siap melarikan diri setiap saat

