●✿●✿●✿● "Lho..kok Rara dipindahin?" Ferdian mendekati istrinya yang baru saja masuk kamar, dengan menggendong si kecil Rara di lengan kanannya. Sepulang dari rumah Arga setengah jam yang lalu mereka langsung membersihkan diri dan bersiap untuk istirahat karena sudah hampir tengah malam. "Kasian mama lah mas kalo nanti Rara tiba-tiba butuh nenen, mama kan besok pagi balik ke Malang bareng mas Bagas" "Ooh..iya iya, hampir lupa" "Issh, belum tua-tua banget udah pikun" seru Maisha setelah menidurkan bayi gemuknya di dalam box bayi yang bersebelahan dengan tempat tidurnya. "Nggak gitu, takutnya Rara kaget aja kalo tiba-tiba dipindahin pas tidur" "Barusan dia melek kok, tapi begitu kenyang nenen langsung merem lagi" senyum Maisha mengembang sempurna hanya dengan menatap bayi mungilnya yan

