58

713 Kata

Tangan pria paruh baya itu dengan refleks melayang dan mengenai pipi Aditya yang membuatnya langsung terjatuh ke lantai. Emosi Pak Suardika mendadak memuncak mendengar pengakuan yang keluar dari mulut Aditya. Beliau ingin menganggap semua hanya sebagai guyonan dan dusta namun keseriusan yang diperlihatkan Aditya membuat Pak Suardika naik pitam."Jadi, itu kamu yang lakukan pada anak saya? Kurang ajar!" umpat beliau geram. Rahang wajah Pak Suardika mengetat. Aditya kembali ke posisinya yang semula yakni berlutut. Plak! Satu tamparan keras mendarat dengan mulus di pipi Aditya namun kali ini dia tidak terhuyung ke lantai. Sama halnya dengan sang ayah. Amarah Artawan juga tersulut. Dia segera beranjak dari sofa, mendekati Aditya lalu mencengkram kerah kemeja pria itu. "Kamu memaksa adik saya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN