Raka mengangguk lalu menarik sang istri ke dalam pelukannya. dia butuh sandaran walau hanya untuk sesaat karena sebentar lagi sosok itu akan pergi dari kehidupannya. "Makasih sudah mengingatkanku akan hal itu," ucap Raka dengan segenap ketulusannya dan mendekap secara posesif serta membelai rambut wanita itu lembut. Indria membalas pelukan tersebut. "Kalian berdua adalah saudara. Serumit apapun permasalahan yang menghadang, jangan sampai menggoyahkan hubungan persaudaraan kalian. Tempatkan ikatan kamu dan Aditya di atas segalanya. Jangan pernah mengorbankannya hanya untuk seorang wanita. Apalagi sepertiku," tambah wanita itu. Raka merasakan kehangatan ketika mendengar kata-kata penuh makna yang dilontarkan sang istri. "Indria...," panggilnya pelan. Indria yang masih berada dalam pelukan

