Ketika baru saja menginjakkan kaki di Bali setelah selesai mengemban tugas berbulan-bukan di Jakarta, tempat pertama yang dia datangi adalah rumah Indria . Namun sayang rumah tersebut kosong tak berpenghuni dan karena saking merasa penasaran kemana Indria pergi. Aditya sampai bertanya pada tetangga di sekitar rumah tersebut. Jawaban yang dia terima cukup membuat dia tercengang yakni Indria telah menikah. Rasa sakit serta kecewa bercampur menjadi satu. Saat itu Aditya merasa dirinya benar-benar bodoh karena masih mengharapkan wanita yang sudah menjadi istri pria lain. Beberapa hari kemudian, dia bertemu dengan Raka dan saudara kembarnya itu meminta agar dia menjaga sang istri yang tengah hamil tua. Aditya memang belum pernah bertemu istri Raka, terlebih ketika acara pernikahan mereka berd

