Rasa yang Menggila

1005 Kata

Razi menggenggam tangan Cempaka. Ia membawa istrinya terus berjalan menjauhi teman-temannya. Kali ini ia sedang tak ingin diganggu. Sedangkan Cempaka menoleh ke belakang tiap sebentar. Melihat para perempuan yang duduk menantinya. Ia sudah berjanji malam itu akan mengajari mereka hal baru. Tak tahunya, Razi terus menyeretnya menjauh. Sampai mata Cempaka terbelalak ketika melihat sebuah tenda. Dibuat Razi tadi saat yang lain sedang asyik dengan dirinya sendiri. "Bang, kita kembali ke sana saja. Tak baik berdua-duaan begini. Orang bisa salah paham," ucap Cempaka seperti lupa dengan siapa dirinya sekarang. "Kau ini, belagak polos saja. Ayo masuk. Sudah kusiapkan tempat senyaman mungkin untuk kita." Sengaja Razi menekan kata kita. Agar Cempaka paham mereka kini telah menjadi satu. Razi me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN