Kesungguhan Alif

1111 Kata

Alif secepatnya menemui Kenanga. Ia tak mau keduluan oleh yang lain. Namun, gadis itu sedang sibuk dengan dirinya sendiri. Ia tak menghiraukan Alif yang berulang kali ingin bicara dengannya. Sampai pemuda pesisir itu terpaksa menggenggam tangan Kenanga dan tak mau melepaskannya. "Kita harus bicara. Tepatnya aku, kau dengar saja dan tinggal bilang iya. Mengerti?" Begitu gerak bibir Alif yang dibaca Kenanga. Gadis itu mengerutkan kening, baru kali ini Alif terlihat begitu sungguh-sungguh. "Baiklah, begini ...." Alif menarik napas panjang berkali-kali. Dirinya perlu mempersiapkan diri. Sebab tak pernah melamar wanita langsung. Dahulu juga saat Putri Naqi yang maju kedua orang tuanya. "Ken," lirih Alif. Namun, hanya sampai di sana saja. Sampai Kenanga bosan menunggu dan gadis itu berlalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN