Seperti dua hari sebelumnya Nic dan Clein berangkat bersama naik sepeda. Sesampainya di sekolah mereka langsung memarkirkan sepeda mereka terlebih dahulu, barulah mereka berkumpul dengan murid lainnya di lapangan.
"Mari langsung saja kita akan panggil, satu orang pertama yang akan membacakan puisi yang telah dibuatnya. Seperti peraturan yang sudah kita terapkan kemarin, kalau siswa harus membuat untuk kakak-kakak senior perempuan. Sementara kalau yang siswi harus membuat untuk kakak-kakak senior yang laki-laki," ucap Leon sebagai ketua osis yang di sambut tepuk tangan.
"Oke yang pertama dari kelompok Edellweis, akan diwakili oleh Ellen untuk yang perempuan dan yang laki-laki James," ucapnya.
Kemudian Ellen dan James maju bergantian, tak lupa mereka juga menyebutkan untuk siapa puisi yang mereka buat itu. Setelah mereka selesai mereka mendapatkan tepuk tangan dan langsung kembali ke tempat awal mereka duduk.
Kemudian acara itu berlanjut hingga kelompok terakhir dan ternyata hari ini nasib baik tak berpihak kepada Clein. Tadi ia sempat di tunjuk untuk membacakan puisi yang telah dibuatnya, dengan terpaksa akhirnya Clein membacakan puisinya. Setelah selesai acara tersebut dilanjutkan dengan upacara penutupan masa ospek, yang berarti mereka secara resmi telah menjadi bagian dari sekolah tersebut.
Setelah selesai mereka diperbolahkan pulang dan akan langsung bertemu langsung di pesta penutupan pada malam hari nanti.
---
Jasen & Keyra Home...
Sesampainya dirumah Clein langsung menanyakan dimana mamanya kepada salah satu maid di rumahnya. Dan setelah ia tau langsung menyampiri mamanya yang ternyata ada di taman belakang.
"Hallo, ma!" sapa Cleine.
"Hallo sayang, duduk sini," ucap Keyra lalu duduk di bangku taman dan kemudian menepuk tempat disebelahnya yang kosong.
"Ehm, Ma," ucap Clein ragu-ragu.
"Ada apa sayang?"tTanya Keyra.
"Kalau Clein gak mau ikut ke pesta nanti malam boleh gak?" tanya Clein.
"Memangnya, kamu kenapa gak mau ikut ?" tanya Keyra balik.
"Males aja sih, Ma," jawab Clein.
"Kalau mama sih terserah kamu aja, tapi menurut mama lebih baik kamu datang aja. Papa sama mama juga datang kok, lalu kakak-kakaknya mama juga datang," saran Keyra.
"Ya udah kalau gitu nanti aku sama Nic akan datang, tapi kami berangkat sendiri gak papa kan ? Gak bareng sama papa dan mama, karena nanti bisa terbongkar semua. Jadi nanti aku sama Nic akan naik taksi aja," ucap Clein.
"Gak papa, yang penting kamu sama Nic datang." Ucap Keyra.
"Ya udah, Ma, aku pamit ke kamar dulu. Mau kabari Nic sama siap-siap," pamit Clein.
"Iya," balas Keyra lalu berdiri melanjutkan bercocok tanamnya.
Setelah itu Cleine langsung beranjak dari tempat duduknya dan lamgsung menuju ke kamarnya.
Tak lama kemudian waktu telah menunjukkan pukul 18:00 dan Nic tengah menunggu Clein di ruang tamu rumahnya.
"Hai, Nic!" sapa Clein yang baru aja turun menuju ruang tamu rumahnya.
"Hai Clein, kamu yakin mau berpenampilan seperti itu. Gak ingin menunjukkan identitas aslimu?" sapa Nic balik.
"Gak, males. Nanti suatu saat aku pasti akan membongkar semuanya, bagaimana dengan kamu sendiri Nic?" jawab Clein.
"Aku juga sama, tapi aku membongkar identitas barangan sama kamu, jadi aku nunggu kamu nih, wkwk," balas Nic.
"Kalau kamu bongkar duluan gak papa soh," ujar Clein.
"Tentu saja gak bisa dong, aku kan setia kawan jadi pasti aku tunggu kamu kok," ujar Nic sambil mencubit pipi Clein.
"Oke, oke, terserahmu, taksinya sudah datang belum? " tanya Clein.
"Sudah, ayo kita langsung berangkat aja," jawab Nic.
Kemudian mereka langsung keluar rumah dan masuk ke dalam taksi. Lalu Nic mengatakan tujuannya kepada supir taksi tersebut, tapi mereka minta di turunkan agak jauh dari sekolah.
---
"Eh, lihat deh tuh. Pasangan nerd yang kita cari akhirnya ketemu juga, kita bully mereka yuk!" seru seseorang.
"Boleh tuh, Kei," ucap yang lainnya.
"Mau apa kalian?" tanya Nic.
"Mau kita mah simple, cuma mau membully kalian berdua," jawab Keiza.
"Guy, ambilin soft drink yang ada di meja sana dong !" perintah Keiza.
"Oke, Queen," jawab mereka berdua lalu berlalu.
"Ini, Kei," ucap Jesellyn yang sedang membawa nampan, yang berisi sekitar 6 gelas soft drink.
"Ini juga aku bawa," ucap Kimmy.
"Guys! Kalian semuanya ke sini dong, ada yang ingin aku tunjukkan ke kalian!" teriak Keiza.
"Nih, tuk lo nerd girl yang sudah dengan enaknya dibela my baby Leon!" ucap Keiza sambil menyiramkan segelas fanta dan coca-cola.
"Dan ini karena lo udah mengambil perhatian Davin!" ucap Keiza sambil menyiramkan segelas fanta dan coca-cola lagi.
"Dan ini untuk lo, nerd boy. Yang udah berani ngerjain gue!" ucap Keiza sambil menyiramnya juga.
"Dan ini untuk lo, karena udah belain sih nerd girl. Cocok kalau kalian berdua pacaran, nerd girl and nerd boy!" ledek Keiza sambil menyiram sekali lagi ke Nic.
"Udah selesai? Gak sekalian tuh, masih ada 4 gelas lagi!" tantang Clein.
"Udah kok, aku sih udah puas! Tapi gak tau gimana dengan Jesellyn dan Kimmy," ujar Keiza.
"Kalau boleh sih, kami juga mau Keiza," ucap Jesellyn.
"Eitz, tunggu dulu!" ucap Nic sambil mengedipkan sebelah matanya ke Clein.
Kemudian mereka mengambil dua gelas-dua gelas.
"Kalian mau apa?" tanya Keiza.
"Ingin bermain-main dengan anda nona Barcely," jawab Nic dengan seringai jahatnya.
Byur...
(Suara 2 gelas fanta dan coca-cola yang disiramkan bersamaan oleh Nic dan Clein kepada Keiza.)
"Kalian berdua beraninya!" bentak Keiza.
"Permisi!" teriak Leon dkk, sambil berusaha menerobos kerumunan tersebut.
"Astaga, kenapa kalian berdua sampai seperti ini?" tanya Leon.
***