Satu atap setelah akad

1508 Kata

Cakra pertama-tama mengarahkan mobil ke kediaman mewah Aksha Devano. Begitu sampai di depan gerbang, Aksha menoleh ke belakang, menatap adik dan adik ipar barunya itu. "Fabian, lo yakin nggak mau nginep sini aja? Biar besok pagi enak kita ngobrolnya," tawar Aksha. Fabian menggeleng sambil tersenyum tipis. "Nggak usah, Mas. Kasihan Hanif, adiknya Alana, dia sendirian di rumah. Gue harus jagain mereka." Aksha mengangguk paham. "Oke, jagain istri lo baik-baik ya. Jangan terlalu 'semangat' semalam suntuk, besok lo masih ada sif kan?" sindir Aksha sambil turun dari mobil. Kirana yang sudah menunggu di depan pintu menyambut suaminya dengan wajah penuh tanya, belum tahu kalau malam ini keluarganya baru saja bertambah satu orang. Cakra kemudian melajukan mobil menuju rumah Alana. Sesampainya d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN