Begitu pintu apartemen terbuka, Alana sempat terpana. Apartemen Fabian benar-benar mencerminkan kepribadian pemiliknya: minimalis, sangat rapi, dan bersih tanpa ada satu pun barang yang berserakan. Maklum, kebiasaan hidup higienis sebagai seorang dokter sudah mendarah daging dalam diri Fabian. Fabian mengajak Alana berkeliling sambil tetap merangkul pinggang istrinya. "Dulu apartemen ini punya Mas Aksha, Al. Tapi pas dia beli rumah sendiri, ini dikasih ke aku," jelas Fabian sambil menunjukkan balkon dengan pemandangan city light Jakarta yang megah. Fabian menghentikan langkahnya, menatap Alana dalam-dalam. "Tapi tenang aja, ini sementara. Mas janji bakal beliin rumah yang lebih luas dan nyaman buat kamu, juga buat anak-anak kita nanti." Mendengar kata "anak-anak kita", hati Alana mengha

