23. Surat dari Krisna

1222 Kata

Tanganku sedikit bergetar saat menerima amplop putih yang diberikan Kiran. Aku tak langsung membukanya, kulirik Bran yang terlihat sangat ingin tahu. Gak deh, aku belum mau bagi-bagi isi surat ini. "Makasi, Kiran." Kataku, lalu aku beranjak, meninggalkan ruang tamu dan masuk ke kamar. Di kamar aku sedikit tersentak, melihat Satrio yang sedang mengeluarkan baju-baju dari lemari. "Kamu lagi apa?" Tanyaku. "Ehh?" Satrio menoleh, "Pindahin baju ke kamar satunya, kamu pegang apa?" Lanjutnya. "Surat dari Krisna." "Apa isinya?" "Aku belum tahu, ini baru mau dibuka." "Aku boleh liat?" Tanyanya. Aku mengangguk, berjalan ke kasur dan duduk di pinggirannya. Satrio menyusul dan ia duduk di sampingku. Kusobek ujung amplop ini, mengeluarkan kertas yang ada tulisan tangan Krisna di dalamnya, la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN