"Mas Dean." "Hmm?" Naya menatap Dean malas. Lelaki itu apa tidak bisa memberi reaksi lain ketika dipanggil? "Mas Dean." "Hmm?" Tuh kan! Hamm hemmm terus! "Mas Deaaaaan," panggil Naya lagi dengan suara mendayu seperti anak kecil memanggil temannya bermain. "Nayaaaaaa." Dean menirukan nada bicara Naya. Dean lalu menoleh dan mendapati Naya terdiam. "Kok diem? Tadi manggil." "Mas Dean nggak kesurupan, kan?" Dean tertawa pelan. Kesurupan katanya. "Ya habis liat Mas Dean imut gitu aneh, tau." "Kamu sering nonton video oppa Korea lagi gaya yang imut-imut itu." "Mereka pantes, kalau Mas Dean big no!" "Masa, sih? Hemm?" Dean memanyunkan bibir, lalu mata bulatnya berkedip. Dean sengaja menunduk agar dapat melihat Naya dari arah bawah. "Mas Dean jangaan." Naya menggoy

