Bab 174

1885 Kata

Selalu seperti itu. Ribut, debat, saling melempar ucapan. Siapa lagi kalau adik iparnya dan Darren. Namun, setelah Aruna membentak, keduanya langsung diam tidak lagi berdebat. Meskipun yang didebatkan adalah dirinya, tapi hal itu membuat Aruna pusing, dan baginya sangatlah tidak penting. “Darren, aku sudah memberitahu pegawaiku, jadi kamu sudah bisa memakai jasa traveling kami,” ujar Aruna setelah drama perdebatan mereka yang tiada akhir. “Terima kasih Runa. Besok aku akan bilang sama keluarga Papa. Soalnya biaya baru akan diberikqn setelah semua hal beres dan aku deal harga denganmu,” ujar Darren mendekatinya. Aruna mengangguk, “It’s oke. No problem,” ucapnya. “Tapi jika kamu, membutuhkan biayanya sekarang, aku akan memberikan padamu dulu,” ucap Darren. “Tidak usah. Memang seperti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN