Bab 191 - Kedatangan Kakek setelah Penyekapan

1775 Kata

Apa yang kalian lakukan padanya?” teriak Aruna lalu berjalan mendekati adiknya itu. “Bella, bangun!” Aruna menepuk pipi Bella yang sudah tidak berwujud lagi, penuh dengan lebam bahkan hingga membengkak matanya pun tertutup sebelah akibat pukulan entah dari siapa. “Kenapa kalian begitu tega pada wanita hah?” tanya Aruna marah. Tentu saja bagaimana dia tak marah, jika melihat keadaan Bella yang begitu parah. Meskipun, gadis ini tak pernah menyukainya, tapi bukan berarti dia harus membalas semua kejahatan yang Bella lakukan dengan tindakan mengerikan ini. “Hai kenapa kamu marah? Aku– bukan kami melakukan itu untuk membalas dendammu. Seharusnya kamu berterima kasih bukan malah membelanya. Ingat ya, dia yang membuatmu di culik oleh Areng dan keadaanmu juga sangat memprihatinkan saat itu,” uj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN