“Tuan, Nona,” Nita memanggil Aruna dan Jayden. “Di luar ada Tuan besar dan Nyonya Jessica.” Aruna dan Jayden saling pandang mendengar ucapan Nita. “Kenapa mereka tidak memberi kabar terlebih dahulu,” gumam Jayden disambut gelengan Aruna. Sontak mereka bergegas masuk ke dalam rumah setelah mencuci tangan. Tak ingin orang yang lebih tua menunggu lebih lama lagi. “kenapa kalian tidak memberitahuku jika akan ke mari?” tanya Jayden begitu melihat kakek dan juga mamanya di ruang tamu. Kedua orang itu sontak menoleh dan bangkit dari duduk. “Apa begitu caramu menyambut kami? Di mana sopan santunmu?” tanya Ronald dengan nada tersinggung. Jayden berdecak mendengar ucapan sang Kakek yang selalu saja tidak mau di salahkan. “Bagaimana kabar Kakek?” giliran Aruna yang bertanya, mencoba untuk mengalih

