David membuka matanya perlahan saat alarm yang terpasang di jam digitalnya tak henti-hentinya berbunyi. Rasanya ia baru tertidur sebentar, tapi cahaya matahari berlomba menembus celah di jendelanya dan mengusik tidurnya. Yang ia lakukan pertama kali saat membuka mata adalah melihat jadwalnya hari ini. Ia harap, semoga tidak ada waktu yang terbuang percuma. Karena, ia harus melakukan semuanya sebelum lusa. Karena, tidak menutup kemungkinan kalau dirinya masih baik-baik saja nanti. "Ini masih sangat pagi dan kau sudah mandi saja?" David menatap Mathew yang kembali dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya. "Ini sudah cukup siang menurutku. Pagi dari mana? Ada juga kau segeralah mandi!" David hanya memberikan tatapan mencibir sebelum benar-benar bangkit dari tempat tidurnya. Ia juga

