"Maaf," ringis Viona tidak enak hati saat mendapati Antariksa memijat kening. Pasalnya hal yang sudah begitu membuat laki-laki itu khawatir jauh sekali dari bayangan. Antariksa pikir, kini Viona berada di kondisi bahaya, atau seperti Karina kemarin. Namun, kondisi genting yang wanita ini alami hanyalah karena dompet tertinggal dan tidak bisa membayar makanan yang dipesan. "Aku udah coba hubungin teman-teman aku, tapi nggak ada yang mau respon." Viona merasa semakin tidak enak karena Antariksa masih diam seperti tengah menyimpan kesal atau entah apa. "Abang." Reysa yang menyadari ekspresi tidak enak di wajah Viona, berinisiatif mencolek lengan abangnya. Gadis itu merasa aneh dengan Antariksa yang terlihat diam saja seperti ini. Saat itulah laki-laki itu seperti tersentak seolah baru m

