27. Sebuah tantangan

1256 Kata

"Ini!" ujar laki-laki berkaos hitam dilapisi kemeja kotak yang kancingnya dibiarkan terbuka itu. Sedikit mengatur napasnya yang tersengal, disodorkannya kotak makanan berisi burger serta segelas lemontea dingin. "Ya ampun, Re, kan aku bilang nggak usah tadi." Viona menunjukkan senyum tidak enak, tetapi tetap menerima makanan yang Antariksa sodorkan dengan wajah berbinar. "Buat kamu nggak masalah, Vi. Mau aku temenin makan?" Antariksa menanyakan hal itu sembari memandang takjub Viona yang hari ini tampak lain. Wanita itu terlihat begitu anggun dengan kebaya kuning gading serta bawahan kain batik dominan warna sama dengan atasannya. "Boleh, aku free lima belas menit doang tapi." Wanita itu memberengutkan wajah dengan gaya lucu. Antariksa pun mau tidak mau tertawa kecil, lalu segera men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN