Antariksa benar-benar merasa aneh sekaligus ajaib dengan wanita di depannya ini. Selalu bisa muncul di mana saja dan kapan saja pada waktu yang sungguh tidak terduga. "Sudah dibilang kita itu jodoh, Gi." Marsya tertawa geli saat mengatakan hal itu. Antariksa pun akhirnya melakukan hal sama saat yakin kalimat yang Marsya ucapkan hanyalah sebentuk candaan. "Kamu jangan-jangan sengaja, ya?" tuduh Antariksa pada Marsya yang ternyata adalah pembeli kucingnya. Tentu saja tuduhan main-main, bukan benar-benar mencurigai wanita yang duduk di sampingnya ini. "Dih, sengaja gimana?" Marsya kini tengah memangku kucing yang sudah dibayar pada Antariksa. Sebenarnya kucing itu adalah hadiah yang akan dirinya beri untuk salah satu sahabatnya yang kebetulan adalah pecinta kucing. "Sengaja

